Ragam Informasi
Trending

Kantor Urusan Agama (KUA) Taliwang KSB Gelar Pusaka Sakinah Membagun Ketahanan Keluarga

Sumbawa Barat.Mediajurnalindonesia.id– Salah satu upaya membangun ketahanan keluarga, yang dikembangkan Pusat Layanan Keluarga Sakinah (Pusaka Sakinah), KUA Kecamatan Taliwang selenggarakan kegiatan Pusaka Sakinah gelombang pertama, bertempat di Aula Kantor Desa Labuhan Lalar Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat, pada jumat (15/9/23).

Kepala KUA Kecamatan Taliwang Sudirman, S.Ag mengatakan dalam bimbingan pusaka nikah yaitu pusat layanan keluarga sakinah ini, bagaimana dalam berumah tangga bisa menjadi keluarga sakinah mawadah warohmah.

” jika ada permasalahan atau problematika di dalam rumah tangga bisa datang ke KUA biar bisa kami bantu untuk di lakukan konseling,untuk menyelesaikan permasalahan dalam rumah tangga, ” terangnya

Ia menuturkan bahwa Kementerian Agama memiliki komitmen serta program strategis dalam upaya membangun ketahanan keluarga, menuju keluarga dengan pernikahan yang utuh, harmonis berkualitas sehat dan sejahtera lahir batin termasuk didalamnya upaya pemberdayaan ekonomi warga, salah satunya adanya Pusat Layanan Keluarga Sakinah (Pusaka Sakinah).

Sudirman ,S.Ag menyampaikan, bahwa kenapa Bina Keluarga Pusat Layanan Keluarga Sakinah (Pusaka Sakinah) ini hadir, sebab hal ini dikarenakan kita melihat kenyataan akan tingginya angka perceraian yang disebabkan oleh perselisihan dan pertengkaran menjadi faktor utama penyebab perceraian nasional sepanjang tahun lalu.

BACA JUGA   Polda NTB dan Institusi Terkait Siap Berantas TPPO

“Desa Labuhan Lalar sebagai perdana dalam kegiatan Pusaka Sakinah, selanjutnya adalah Desa Lalar Liang, Desa Batu Putih dan Desa Kertasari,” ungkapnya.

Kepala Desa Labuhan Lalar Rahmanuddin hal ini diwakili oleh Seketaris Desa Labuhan Lalar Wari Suryadi dalam sambutannya menyampaikan dalam kegiatan ini, diminta pernikahan yang kurang dari 10 tahun, dan pasangan suami istri yang usia kurang dari 40 tahun.

“Ini program yang sangat positif, ini bimbingan yang akan membina kita dalam kerukunan berumah tangga.Saya berharap kepada seluruh peserta agar bisa mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya dengan khidmat,” tuturnya

Kepala KUA Kecamatan Brang Rea Muslim, S.Ag menyampaikan materi apa itu Sakinah artinya adalah keluarga atau pasangan suami istri ketika mendapat sesuatu yang kurang baik maka dia akan menutup perasaan dan lidahnya agar tidak melakukan kegiatan yang tidak terpuji sehingga hubungan dalam membina keluarga bisa awet.Maka tidak boleh di beritahukan kepada orang tua maupun mertua apalagi orang lain.

BACA JUGA   Satu Terduga Pelaku TPPO Asal Lotara di Giring Ke POLDA NTB

” Dalam berumah tangga sebagai pasangan suami istri harus saling kenal dan mengenal pada karakter kepada pasangannya, dalam berumah tangga harus saling membantu, saling pengertian dan harus sepaham dalam membangun rumah tangga, ” terangnya

Ia juga menambahkan, dalam berumah tangga memahami hak dan kewajiban sebagai suami dan istri.Pada dasarnya kewajiban suami juga merupakan hak istri, sehingga jika berbicara tentang kewajiban suami terhadap istri, maka bisa juga berarti hak istri atas suami.

Kewajiban adalah segala hal yang harus dilakukan oleh setiap individu, sementara hak adalah segala sesuatu yang harus diterima oleh setiap individu.Dari definisi di atas, penulis menyimpulkan bahwa kewajiban adalah segala perbuatan yang harus dilaksanakan oleh individu atau kelompok sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.(Rozak)

Artikel Terkini

Back to top button