Ragam Informasi
Trending

HMS,Bimtek Meningkatkan Kemampuan dan Kapasitas Petani Serta Penyuluh Adalah Amanah

Sumbawa Besar.Mediajurnalindonesia.id-Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PAN Daerah Pemilihan NTB 1 Pulau Sumbawa H.Muhammad Syafrudin,ST,.MM bersama Kementrian menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh Sumbawa,bertempat di hotel grend Kabupaten Sumbawa pada 1 maret 2023.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa Ir. NI Wayan Rusmawati,M.Si mengucapkan Terimakasih dan Apresiasinya kepada Anggota DPR RI dari PAN H.Muhammad Syafrudin,ST,.MM yang akrab disapa HMS sudah ke sekian kalinya melakukan Bimtek di Kabupaten Sumbawa terhadap para penyuluh dan petani melalui Aspirasinya.

“Kegiatan Bimtek ini sangat bermanfaat¬† karena bisa memberikan peningkatan kapasitas dan kwalitas SDM para penyuluh dan petani di kabupaten Sumbawa, harapnya kalau bisa kegiatan seperti ini dapat dilakukan setiap tahun dan kedepan peserta disamping menerima materi juga dalam bentuk praktek lapangan.”terang Ni Wayan kepada media selasa (7/3/23).

BACA JUGA   Soal Investasi PT AMNT, Sekjen ESDM: Tidak Ada Masalah

Ni Wayan sangat bersyukur pelatihan ini bisa dilaksanakan di Sumbawa karena mengingat saat ini kita masih dihadapkan pada situasi terjadinya inflasi terhadap beberapa komoditi pertanian,sehingga banyak mengalami hambatan-hambatan dalam pengelolaan usaha taninya,namun dengan adanya bimtek ini bisa memberikan semangat dan motivasi kepada penyuluh dan petani.

” Bimtek kali ini disampaikan terkait komoditi selain tanaman padi dan jagung juga tanaman bawang merah yang musim panennya sekitar 2 bulan,dengan tanam bawang merah petani bisa meningkatkan perekonomiannya.”jelasnya

Selain itu juga,dalam situasi sekarang ini quota Pupuk bersubsidi terbatas sehingga kalau ada pun harganya mahal, sehingga peserta di ajarkan bagaimana cara membuat Pupuk organik untuk mengatasi kelangkaan pupuk kimia itu sendiri.

” Pupuk organik berperan menambah bahan organik tanah.Selain itu juga menyumbangkan unsur hara makro dan mikro dari pelarutan senyawa organik yang terkandung. Pelarutan senyawa organik ini dipengaruhi oleh kondisi pH tanah, selanjutnya kation-kation unsur hara yang dibutuhkan tanaman lebih larut dan tersedia dalam kondisi pH tanah mendekati netral.” tegasnya

BACA JUGA   Bupati Lombok Utara Serahkan Bantuan Kebutuhan Dasar Lansia, Disabilitas, Dan Anak Terlantar

Ni Wayan menambahkan,Pupuk organik memiliki sifat yang lambat tersedia (slow release). Umumnya pertanaman akan menghasilkan produksi yang lebih baik pada musim kedua sejak aplikasi pupuk organik itu sendiri.kalau tidak dimulai dari sekarang kapan lagi menuju pertanian yang ramah lingkungan.

Sementara itu, H.Muhammad Syafrudin ST.MM anggota DPR RI Komisi IV berharap,dengan di lakukan pelatihan Bimtek Peningkatan Kapasitas petani dan penyuluh bisa mengimplementasikan ilmu yang sudah di dapat dari pemateri.

“Saya di komisi IV berharap para petani dan penyuluh di pulau Sumbawa mampu memberikan yang terbaik,sehingga menjadi petani yang unggul,maju,mandiri dan modern,” kata HMS Kandidat Doktor Universitas Brawijaya (Rozak).

Artikel Lainnya

Back to top button