Ragam Informasi
Trending

Gubernur dan DPRD NTB Sepakati KUA-PPAS APBD 2023

Mataram NTB.Mediajurnalindonesia.id-Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun Anggaran 2023, disetujui Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr.H.Zulkieflimansyah,MSc.pada rapat Paripurna DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat. Penandataanganan nota kesepakatan antara Gubernur dengan DPRD Provinsi NTB, berlangsung penuh khidmat, digedung wakil rakyat jl.udayana Mataram.06/09/2023.

Gubernur menyampaikan pula tiga komponen Perubahan KUA-PPAS APBD 2023 yakni Pendapatan Daerah, Belanja Daerah dan Pembiayaan Daerah.

Perubahan Pendapatan Daerah Tahun Anggaran 2023 direncanakan sebesar 6,12 Triliun Rupiah lebih, terjadi kenaikan target sebesar 6,21 persen dibandingkan dengan APBD 2023 yang semula sebesar Rp. 5,96 Triliun Rupiah lebih.

Peningkatan ini merupakan akumulasi dari peningkatan pendapatan Badan Layanan Umum Daerah(BLUD) sebesar 235 Miliar Rupiah lebih, dan penurunan target pendapatan yang cukup signifikan pada komponen hasil kerjasama pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD) yakni sebesar 333 Miliar Rupiah lebih,serta penambahan potensi pendapatan bagi hasil dari PT AMNT yang tertuang dalam LHP BPK tahun 2022 sebesar Rp 230 miliar lebih, dengan rincian ; pendapatan asli daerah diproyeksikan menurun, penurunannya sebesar 0,22 persen atau 2,97 Miliar Rupiah lebih dari rencana awal sebesar 2,985 Triliun Rupiah lebih, menjadi 2,982 Triliun Rupiah lebih.

BACA JUGA   Peringatan Harla Desa Sapugara Bree ke 20 ,Kades Buka Secara Resmi Barapan Kebo

Pendapatan transfer diestimasikan meningkat sebesar 164 Miliar Rupiah lebih, atau sebesar 5,45 persen yang semula pada APBD 2023 sebesar 2,97 Triliun Rupiah lebih, menjadi 3,14 triliun Rupiah lebih.

Lain-lain pendapatan daerah yang sah yang berasal dari pendapatan hibah juga diprediksikan menurun signifikan, hingga 98,85 persen yang semula dari 892 Juta Rupiah lebih, menjadi hanya 10 Juta Rupiah.

BACA JUGA   Bawaslu Tanggapi Isu Anggota Panwascam Eks Tim Paslon

Perubahan belanja daerah tahun anggaran 2023, direncanakan sebesar 6,17 Triliun Rupiah lebih, bertambah 182 Miliar Rupiah lebih, dari APBD 2023 yang semula sebesar 5,99 Triliun Rupiah lebih, atau meningkat sebesar 2,96 persen. Terjadi defisit sebesar 49,52 Miliar Rupiah lebih, yang ditutupi dari komponen pembiayaan.

Pembiayaan netto bersumber dari penerimaan pembiayaan berupa Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA), sebesar 62,52 Miliar Rupiah lebih, dikurangi dengan pengeluaran pembiayaan berupa pembayaran pokok utang sebesar 13 miliar rupiah,

Dalam rancangan perubahan kua dan ppas tahun 2023, terdapat defisit anggaran sebesar 49 Miliar Rupiah. defisit ini ditutupi dari pembiayaan netto sebesar 49 Miliar Rupiah. (Fatur.MJI).

Artikel Terkini

Back to top button