Ragam Informasi
Trending

Bahri:Tidak Ada Kaitan Dengan Lembaga Ikut Investasi di PT.PEC.

Lombok Tengah NTB, mediajurnalindonesia.id. Bahri,Spd.Pegawai pada Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Praya Lombok Tengah NTB, salah satu korban investasi bodong PT. Feature E- Commerce (Fec) , menyesalkan pemberitaan¬† disalah satu media yang menyatakan 90 persen guru dan peg awai diMadarasah Tsanawiyah Negeri 1 Lombok Tengah,¬† korban PT. Fec.”Saya mohon maaf kepada Bapak Kepala Madrasah MTSN 1 Lombok Tengah, Bapak Abdurrahman,S.Pd, M.Pd, dan semua guru, karena pemberitaannya, menyebut dan mengkaitkan lembaga pendidikan tempat saya bertugas.” pintanya.

“Pada saat saya dikonfirmasi  media tersebut, saya tidak pernah memberikan keterangan yang menyatakan semua guru dan pegawai di MTSN 1 Loteng jadi korban  PT.Pec.”tuturnya.

BACA JUGA   Pesta Demokrasi 2024 Sebentar Lagi, Baliho Amar Nurmansyah Bertebaran Hingga ke Plosok

Ditambahkan  Bahri, saya ikut di investasi PT. PEC ini atas nama pribadi dan tidak ada kaitannya dengan lembaga, wajar  dalam berbisnis itu ada untung dan ruginya, kita juga harus menerimanya dengan penuh kesabaran,kalu kita rugi, karena begitulah namanya bisnis,” tegas Bahri.

Ketika ditemui awak media Samsul Bahri  menjelaskan,untuk saat ini keuangannya yang diblokir di PT. Fec, sudah dilaporkan ke pihak yang berwajib, juga ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan ke Bank BRI juga ke Bank.BCA, supaya pihak PEC bertanggung jawab atas  keuangan keuangan anggota yang menjadi korban di PT.Pec.

BACA JUGA   Junaidin: Pengukuran Tanah Di Bunperie Desa Gemel Tidak Sesuai Aturan, Akan Dilakukan Pengukuran Ulang.

Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Lombok Tengah, Abdurrahman, S.Pd, ketika ditemui awak media menjelaskan,” maaf saya tidak mengerti tentang PT. PEC, karena saya tidak pernah ikut tertarik dengan bisnis bodong tersebut, “jelasnya singkat. “Mengenai pegawai dan guru yang  menjadi korban, dikatakan sampai 90 persen juga tidak benar, itu urusan pribadi masing-masing mereka, tidak ada kaitan dengan Madrasah”, tegas Abdurrahman. (Fatur/MJI).

Artikel Terkini

Back to top button