Ragam Informasi
Trending

Ada Indikasi PT. Mandalika Internet Hub Bermain, Ratusan Pol PP Diterjunkan Ke Pasar Jelojok Kopang Oleh Pemda Untuk Pengamanan Lahan Parkir

Lombok Tengah.Mediajurnalindonesia.id
Ratusan Personil Polisi Pamong Praja (Pol.PP) setara dengan satu kompi, diterjunkan Pemda Lombok Tengah, untuk pengamanan  lahan parkir juga kepada juru parkir, di Pasar Jelojok  Kopang Lombok Tengah rabu 5 Juli 2023, lahan parkir Pasar Jelojok  Kopang, yang sudah hampir puluhan tahun di tangani oleh masyarakat setempat, tiba tiba mau diambil alih secara sepontan oleh PT. Mandalika Internet Hub.  Untuk mengambil alih lahan parkir di Pasar Jelojok,dilakukan pengamanan dipimpin langsung Kasat Pol.PP Lombok Tengah, Zainudin. 

Dalam pantauan Mediajurnalindonesia.id dilokasi, sempat terjadi kericuhan antara Jukir dengan Pol.PP karena lahan parkir mereka di Pasar Jelojok, tempat dimana mereka mencari nafkah hapir puluhan tahun, akan diambil oleh PT tersebut.

“Saya heran kenapa  sampai ratusan personil Pol.PP diterjunkan oleh Pemerintah di Pasar Jelojok, ada apa PT tersebut sehingga hampir empat ratusan pol PP diterjunkan, padahal selama ini Pasar Jelojok aman tidak pernah terjadi apa apa,” kata H.Syarifuddin, Ketua Harian DPP Laskar NTB kepada media.

Tokoh Pemuda yang begitu disegani oleh para pemuda setempat,juga sempat bertanya tanya, “kapan dilakukan tender dan lelang, atau mungkin penunjukan langsung, lahan parkir tersebut, kok bisa muncul nama PT. Mandalika Internet Hub, sebagai pemenang tender, kalau memang diadakan lelang harus dimuat di media cetak atau online dan harus diumumkan secara terbuka.

BACA JUGA   Bupati Gus Muhdlor Salurkan Bantuan Senilai Rp.1 Miliar untuk 3.599 KK di Sekitar TPA Jabon

” Ini kok langsung PT tersebut dijadikan pemenang, atau mungkin Penunjukan Langsung, dan anehnya lahan tersebut mau diambil alih, dan sebagai jokirnya bukan lagi dari masyarakat setempat, tapi dari orang orang pihak PT yg bukan berasal dari masyarakat setempat,” Ungkap  Pak Din, panggilan akrabnya.

H.Syarifuddin berharap kepada pemerintah agar berpihak kepada rakyat kecil, mereka mencari nafkah diparkiran Pasar Jelojok, untuk menafkah istri dan biaya sekolah anak anaknya, untung ada tempat mereka mecari rizki, sehingga mereka tidak keluar negeri ke malaysia dan Kalimantan sebagai buruh migran, para jukir ini cukup banyak sekitar 125 orang.

H.Syarifuddin menjelaskan,satu permintaan kepada bupati, batalkan Lahan Parkir akan dikelola oleh pihak PT Mandalika Internet Hub. , yang akan mengakibatkan sengsaranya rakyat dan matinya lapangan perkerjaan  bagi sekitar 125 pekerja parkir, dijelojok Kopang.

“Kami sanggup dan bisa menangani Lahan Parkir  tersebut, dan berapa setoran, kedishub, atau Pemda Lombok Tengah, sesuai aturan, sehingga tidak hilang pekerjaan masyarakat sekitar lahan, kami akan taati, dg membuat perjanjian, asalkan tidak ditangani oleh PT tersebut,” Tambahnya.

BACA JUGA   Lepas Personil Purna Tugas, Dandim 1628/Sumbawa Barat : Terimakasih Atas Pengabdian Dan Jadilah Contoh Tauladan Di Tengah Masyarakat

Penanggung jawab PT. Mandalika Internet hub, Danang, ketika ditemui Mediajurnalindonesia.id- tidak berani berkomentar dan hanya mengatakan silahkan temui divisi parkir yaitu,Pak Nanang, katanya singkat. Begitu juga dengan Nanang Kepala Divisi Parkir, ketika dihubungi via telpon menjelaskan, kami juga tidak bisa berkomentar, silahkan tanya di Pemda, katanya singkat.

Kepala Wilayah Kecamatan Kopang, Lalu Halik, ketika dihubungi via telpon menjelaskan, permasalahan lahan parkir tersebut memang mau ditangani pihak PT, dan saat ini dilakukan dialog dan rapat terus, katanya singkat.

Sementara Kades Kopang, Patria Negara,ketika dihubungi dikantornya menjelaskan, saya sebagai Kades, tentunya berpihak kepada rakyat kecil, sehingga rakyat kecil itu akan merasa dilindungi dan diperhatikan apabila dirangkul oleh kadesnya. Terus terang kasihan kalau mereka rakyat kecil tidak ada lapangan kerja, syukur mereka mau jadi tukang parkir dan ada pekerjaan, sehingga tidak lagi berpikir macam macam, dan berbuat yang tidak baik, kata Kades, singkat.   

Kepala BPKAD Lombok Tengah, Marzawan ketika dikonfirmasi Mediajurnalindonesia.id via seluler, HP nya tidak pernah diaktifkan,. (Fatur.MJI).

Artikel Lainnya

Back to top button