DaerahNasional

Ops Pekat Marano Selama dua Pekan Tahun 2022 ,Polres Mamuju Tengah Berhasil Mengungkap Berbagai Macam Kejahatan.  

MAMUJU TENGAH/SULBAR. Mediajurnalindonesia.id-Kapolres Mamuju Tengah AKBP Amri Yudhy S, S.I.K., M.H. didampingi Kasat Reskrim IPTU Fredy, S.H dan Kasat Resnarkoba IPTU Tangdilimban menggelar Press Release pengungkapan kasus selama berlangsungnya Operasi Pekat Marano 2022 dari tanggal 15 sampai dengan 28 Agustus 2022 di Halaman Mapolres Mamuju Tengah Senin pagi (29/08/2022).

“Selama kurun waktu kurang lebih 14 hari, Polres Mamuju Tengah berhasil mengungkap lima kasus yang berhubungan dengan penyakit masyarakat dan dimana diantaranya merupakan kasus yang menjadi target operasi (TO),” kata Amri.

Kelima Kasus yang berhasil kami ungkap antara lain kasus perjudian, BBM Illegal, Miras dan Pasangan Mesum serta kasus penyalahgunaan Narkoba.

Total sebanyak 11 orang tersangka yang berhasil diamankan bersama barang bukti.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Mamuju Tengah IPTU Fredy, SH menjelaskan rincian kasus yang berhasil diungkap oleh Sat Reskrim Polres Mamuju Tengah yakni :

1. Terdapat 2 kasus judi tarung ayam bangkok / lotteng yang terjadi di Karossa dan Tobadak dengan mengamankan 7 tersangka inisial ZB (50), S (31), AM (47), AK (53), A (38), B (43), S (19) dengan barang bukti Ayam jantang jenis bangkok, uang tunai, jam dinding, lampu penerangan dan belasan sepeda motor beserta 1 set ring atau arena yang digunakan sabung ayam.

BACA JUGA   Berikut Komitmen HMS Bantu Pengusaha Salurkan Hewan Qurban Dari Bima Menuju Jakarta Melalui Tol Laut  

2. Kasus Judi Togel yang didapati di Jalan Sekoci, Desa Topoyo dengan tersangka inisial AA (34) beserta barang bukti yang diamankan berupa uang tunai, buku catatan nomor togel, buku rekening, kartu atm dan 1 buah HP.

3. Kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi oleh tersangka S (39) beserta barang bukti berupa 1 unit mobil pick up, jerigen berisi bbm bersubsidi dan puluhan jerigen kosong serta uang tunai.

4. Soal kasus Miras dan Pasangan Mesum kami telah mengamankan 250 botol miras ilegal berbagai merk di beberapa kafe. Kemudian saat melakukan razia hotel, ditemukan lima pasang pelaku mesum yang bukan suami istri.

“Saat razia kost-kostan/wisma atau penginapan ditemukan lima pasang pelaku mesum termasuk prostitusi dan telah dilakukan pembinaan” tuturnya.

Sedangkan terkait kasus narkoba, Kasat Narkoba Polres Mamuju Tengah IPTU Tangdilimban menjelaskan Sat Narkoba berhasil mengamankan 2 tersangka MA (23) dan SA (23) dengan barang bukti 1,3 gram sabu, 2 unit HP, sepeda motor dan uang tunai.

BACA JUGA   Aduh, Ombudsman Temukan Praktik Pungli di Tingkat Madrasah  

Adapun pasal yang dipersangkakan terhadap masing-masing pelaku yakni, untuk kasus Narkoba dikenakan Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 132 Ayat (1) subs pasal 112 ayat (1) UU RI no. 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

Sedangkan untuk pelaku tindak pidana BBM ilegal dikenakan pasal 55 undang – undang nomor 22 tahun 2021 dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

Pelaku perjudian togel, pasal 303 bis ayat 1 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara paling lama 4 tahun.

Dan Pelaku perjudian tarung ayam (Sabung ayam) pasal 303 ayat 1 KUHPidana subs pasal 303 Bis Ayat (1) KUHPidana dengan ancaman penjara paling lama 10 tahun.

“Meskipun operasi Pekat Marano 2022 ini sudah dinyatakan selesai namun kami akan tetap meningkatkan upaya-upaya pemberantasan kejahatan dan pelanggaran untuk menjamin keamanan dan kenyamanan warga Kabupaten Mamuju Tengah”, Tutup Kapolres(Humas Polres Mateng)

Artikel Lainnya

Back to top button