DaerahNasional

Kisahku Sebagai Seorang Guru Tidak Tetap ( GTT ) Kabupaten Sumbawa  

Sumbawa NTB.Mediajurnalindonesia.id-

MENULIS ITU MENGASIKKAN

MOMENT OF TRUTH

Guru sebagai pendidik menjadi tokoh panutan bagi para peserta didik dan lingkungan sekitarnya. Disamping itu harus memberikan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman mengikuti perkembangan teknologi. Oleh karena itu, guru harus memiliki standar kualitas pribadi yang bertanggung jawab, wibawa, dan disiplin serta menyenangkan. Semua itu dimulai dari diri sendiri dalam berbagai tindakan dan prilaku.

Berawal dari niat hati yang paling dalam ingin meneruskan cita-cita dan harapan orang tua yang menginginkan anaknya menjadi penerusnya,sebagai seorang guru. Dari situlah saya memantapkan diri untuk menjadi guru sampai saat ini. Didalam menjalani profesi ini banyak rintangan dan cobaan yang saya lalui. Tetapi saya berusaha menata hati saya bahwa apapun jenis profesi pasti memiliki rintangan dan cobaan.

Saya menjadi seorang Guru Tidak Tetap (GTT) di salah satu Sekolah Dasar, yang tidak jauh dari tempat tinggal saya, di Wilayah Sumbawa Besar , Nusa Tenggara Barat (NTB). Saat ini saya sudah mengabdi selama 17 Tahun dengan menghadapi karakter siswa yang datang dari Suku adat istiadat dan Budaya, serta status sosial yang berbeda. Berdasarkan perkembangan teknologi saat ini salah satunya adalah penggunaan HP , bisa menyebabkan seseorang kurang mampu berkomunikasi dengan baik, kesulitan belajar, mudah marah, keras kepala, menganggap mudah sesuatu hal (tinggal membuka HP), sehingga malas untuk berfikir, tidak sopan/ tidak santun. Sehingga timbul ide dalam diri saya, bahwa saya harus berbuat sesuatu agar siswa bisa berfikir positif dan terhindar dari sesuatu yang bisa merugikan diri sendiri dan orang lain, serta pengaruh HP.

BACA JUGA   Prodi Sosiologi Unram Menggelar Seminar Nasional 3 Tahun 2022

Adapun cara yang saya lakukan, dengan mengajak siswa berkomunikasi dengan baik, memberikan pemahaman akibat penggunaan HP yang berlebihan, berkomunikasi dengan orang tua apabila menemukan masalah yang terjadi untuk mencari jalan penyelesaiannya, dan mengingatkan siswa terhadap apa yang kita perbuat akan ada konsekuensinya. Serta lebih sering memberikan tugas dalam bentuk soal atau bercerita. Bahkan sekali-kali memberikan penghargaan kepada siswa karena bisa menyelesaikan tugas dengan baik. Karena itu, semoga apa yang sudah saya perbuat ini memberi dampak positif terhadap perkembangan siswa dan menjadi motivasi buat saya, untuk menjadi lebih baik , dan menjadi guru yang bertanggung jawab, wibawa, dan profesional .

Oleh sebab itu pada kesempatan ini, saya ingin menyampaikan harapan saya kepada pemerintah. Saya mengetahui saat ini Pemerintah sudah mulai mengangkat Honorer/GTT, tetapi tetap melalui test dan memiliki standar Pendidikan SI. Tolong perhatikan kami, angkat kami, perhatikan kesejahteraan kami, dengan lamanya masa pengabdian kami walaupun kami hanya pendidikan SMA, bagaimana kami bisa melanjutkan pendidikan SI ,bila kami masih mendapatkan penghasilan dibawah rata-rata pada umumnya.

BACA JUGA   Sosialisasi 4 Pilar MPR RI,HMS Memotivasi Semangat Jiwa Nasionalisme Pada IARMI Kabupaten Bima 

Apabila kami bisa melanjutkan dan menyelesaikan pendidikan SI, tentu dengan susah payah karena akan membutuhkan biaya yang besar. Belum lagi biaya untuk menghidupi keluarga kami, karena mereka menaruh harapan yang besar terhadap kesuksesan kami , sedangkan kami memiliki penghasilan yang jauh dari kata cukup. Didalam hati saya yang paling dalam ,memiliki harapan yang besar untuk bisa diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS),dan saya hanya berusaha melangkah kedepan demi meraih cita- cita. Dan janganlah melakukan hal- hal yang merugikan diri sendiri dan orang lain, sehingga menyesal dikemudian hari . Sebagaimana berita yang beredar saat ini.

Masih ada teman-teman yang sudah dinyatakan lulus CPNS malah mengundurkan diri , hanya karena gaji kecil, Sehingga kehilangan motivasi dan lain- lain.Sementara disisi lain , saya berusaha menyerahkan seluruh jiwa dan raga , terus semangat dan berusaha , memberikan pengajaran dan didikan, untuk generasi muda yang berkualitas .

Berkaitan dengan hari lahirnya Pancasila , marilah kita semua , satukan jiwa, satukan hati , satukan rasa, untuk mewujudkan bangsa yang bermartabat menjaga dan memelihara Persatuan dan Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan berkomitmen mensejahterakan bangsa , melalui pendidikan , agar kelak tercapai cita- cita bangsa.

ROHMADIKAYANTI

SDN. 15 SUMBAWA (NTB)

Artikel Lainnya

Back to top button